Jumat, 11 November 2016

Staedtler Pensil Terbaik Untuk Anak

Staedtler Pensil Terbaik Untuk Anak - Pensil adalah alat tulis & lukis yg awalnya terbuat dari grafit murni. Penulisan dilakukan dgn menggoreskan grafit tersebut ke atas media. Namun grafit murni cenderung mudah patah, terlalu lembut, memberikan efek kotor saat media bergesekan dgn tangan, & mengotori tangan saat dipegang. Karena itu kemudian diciptakan campuran grafit dgn tanah liat agar komposisinya lebih keras. Selanjutnya komposisi campuran ini dibalut dgn kertas atau kayu.
Staedtler Pensil Terbaik Untuk Anak
Staedtler Pensil Terbaik Untuk Anak
Sejarah
Penggunaan timbal & grafit sudah dimulai sejak zaman Yunani. Keduanya memberikan efek goresan abu-abu, walaupun grafit sedikit lebih hitam. Grafit sangat jarang dipakai hingga kemudian pada tahun 1564 ditemukan kandungan grafit murni dalam jumlah besar di Borrowdale, sebuah lembah di Lake District, Inggris bagian utara. Meskipun kelihatan seperti batu bara, mineral tersebut tidak dapat terbakar, & meninggalkan bekas berwarna hitam mengilap, serta mudah dihapus di atas permukaan yg bisa ditulisi. Pada masa ini istilah grafit masih disalahartikan dgn timah, timah hitam, & plumbago, artinya "seperti timah" mengingat sifatnya yg hampir sama. Karena itu istilah lead pencil (pensil timah) masih digunakan sampai sekarang. Karena teksturnya berminyak, bongkahan dibungkus dgn kulit domba atau potongan kecil timah berbentuktongkat dibebat dgn tali. Tidak seorang pun tahu siapa yg mula-mula mempunyai ide untuk memasukkan timah hitam ke dalam wadah kayu, tetapi pada tahun 1560-an, pensil yg primitif sudah sampai di benua Eropa.

Tak lama kemudian, timah hitam ditambang & diekspor untuk memenuhi permintaan para seniman; & pada abad ke-17, bisa dikatakan timah hitam telah digunakan di mana-mana. Pada waktu yg sama, para pembuat pensil bereksperimen dgn timah hitam untuk menghasilkan alat tulis yg lebih baik. Karena murni serta mudah diekstrak, timah hitam dari Borrowdale menjadi incaran pencuri & pedagang gelap. Untuk mengatasinya, Parlemen Inggris mengeluarkan undang-undang pada tahun 1752 yg menetapkan bahwa pencuri timah hitam bisa dipenjarakan atau dibuang ke suatu koloni narapidana.

Namun pada tahun 1779, seorang ahli kimia Carl W. Scheele meneliti & menyimpulkan bahwa grafit memiliki sifat kimiawi yg jauh berbeda dgn timbal. Grafit adalah komposisi molekul karbon murni yg lunak. Akhirnya pada tahun 1789, ahli Geologi Jerman, Abraham G. Werner memberikan nama grafit, yg berasal dari perkataan Yunani graphein, yg berarti menulis. Jadi, isi pensil bukan timah.

Staedtler Pensil Terbaik Untuk Anak
Staedtler Pensil Terbaik Untuk Anak
Selama bertahun-tahun, grafit Inggris memonopoli industri pembuatan pensil karena cukup murni untuk digunakan tanpa perlu diproses lagi. Karena grafit Eropa kurang bermutu, pabrik-pabrik pensil di sana bereksperimen dgn berbagai cara untuk memperbaiki isi pensil. Insinyur Prancis Nicolas-Jacques Conté mencampur bubuk grafit dgn tanah liat, membentuk campuran itu menjadi batang-batang, & membakarnya dalam perapian. Dgn mengubah-ubah perbandingan grafit terhadap tanah liat, ia bisa membuat isi pensil yg menghasilkan berbagai gradasi warna hitam—proses yg digunakan sampai sekarang.

Pada abad ke-19, pembuatan pensil menjadi bisnis besar. Grafit ditemukan di beberapa tempat, termasuk Siberia, Jerman, & yg sekarang disebut Republik Ceko. Di Jerman & kemudian di Amerika Serikat, sejumlah pabrik dibuka. Mekanisasi & produksi massal menekan harga, & pada awal abad ke-20, bahkan anak-anak sekolah menggunakan pensil.

Awalnya pensil grafit diberi balutan kertas yg dirobek sesuai keinginan pemakainya. Namun kemudian ditemukan cara lebih praktis & efisien dgn menyelimuti seluruh batang grafit dgn dua bilah kayu yg ditoreh untuk menyediakan tempat bagi batang grafit & kemudian disatukan.

Peraut mekanis mempermudah pengguna saat meraut pensil
Grafit murni mungkin lebih disukai seniman karena karakteristiknya yg lebih lugas. Namun untuk penggunaan sehari-hari, diperlukan grafit yg berkualitas lebih rendah agar lebih fleksibel. Pada tahun 1795, ahli kimia Perancis, Nicolas Jacques Conté, menemukan cara mencampur grafit dgn tanah liat agar dihasilkan pensil yg lebih baik & praktis. Salah satu produk turunannya adalah pensil Konte.

Pada 30 Maret 1858 Hymen Lipman dari Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat mematenkan pensil dgn ujung penghapus. Namun kemudian paten ini dibatalkan dgn alasan sebanenarnya tidak ada penemuan hal baru dari pensil tersebut. Peraut mekanik ditemukan pada tahun 1880 & dgn cepat menjadi sangat populer.

Teknik pemberian selimut pensil
Pensil di era modern dibuat dgn menghancurkan grafit murni & tanah liat menjadi bentuk bubuk. Campuran ini kemudian diberi air, dianginkan, & kemudian dibakar selama tiga hari. Kemudian isi pensil yg telah dicetak menjadi bentuk yg panjang & tipis dilapisi dgn kayu halus.

Awalnya pensil lebih banyak dibuat dalam bentuk persegi karena keterbatasan mesin produksi. Namun di era modern, lebih banyak ditemui bentuk bulat yg lebih nyaman digenggam. Meskipun demikian, tetap banyak yg menggemari bentuk pensil bersudut karena memberi pegangan yg lebih kuat & mudah dikontrol saat menulis Staedtler Pensil Terbaik Untuk Anak

0 komentar

Poskan Komentar